Lahir dari Rakyat, Untuk Rakyat

Ketika Masa Depan Mengambil Alih: Gen Z sebagai Pencipta, Bukan Penonton

Politik Indonesia selama ini sering terasa seperti panggung besar yang pemainnya itu-itu saja. Kita cuma menonton dari jauh, kadang bertanya-tanya: “Ini sebenarnya mau dibawa ke mana negara ini?”

Kasmawati, S.Pd - Ketua Bidang Politik DPW Partai Gema Bangsa Sulawesi Tengah

Tapi belakangan, terutama dari arah Timur, muncul angin segar. Bukan dari tokoh lama, bukan dari elite ibu kota.
Justru datang dari anak-anak muda—yang biasanya cuma disuruh hadir kalau ada foto-foto kampanye.

Kawan Kasmawati, S.Pd., Ketua Bidang Politik DPW Gema Bangsa Sulawesi Tengah, menangkap perubahan itu dengan kalimat yang sederhana tapi langsung kena:

“Di Gema Bangsa, Gen Z bukan penonton. Mereka adalah co-creator masa depan politik bangsa.”

Bukan slogan kosong. Ini semacam pengumuman bahwa cara lama sudah tidak relevan lagi. Politik sekarang butuh energi baru, ide baru, dan suara yang benar-benar segar.


Gen Z: Generasi yang Cepat Tangkap Gelagat

Anak muda sekarang gampang peka. Hidup di dunia digital bikin mereka cepat membaca mana yang asli, mana yang pencitraan. Mereka gerah melihat ketidakadilan, intoleransi, atau korupsi yang tak kunjung selesai.

Bagi mereka, politik bukan soal poster besar atau janji manis. Politik adalah aksi nyata, kejujuran, dan dampak yang bisa dirasakan masyarakat.

Mereka tidak mau lagi cuma duduk di tribun penonton. Mereka mau ikut terlibat, ikut memutuskan, bahkan ikut membangun jalan baru untuk bangsa ini.


Gema Bangsa: Memberi Ruang, Bukan Sekadar Mengajak

Di banyak partai, anak muda masih diperlakukan sebagai pelengkap. Tapi Gema Bangsa berbeda. Di sini, Gen Z bukan hanya diberi tempat duduk—mereka diberi meja kerja.

Mereka diajak:

  • merumuskan program,

  • menyusun strategi,

  • memimpin kegiatan,

  • mengatur komunikasi yang dekat dengan anak muda,

  • dan membawa perspektif baru yang segar.

Bukan sekadar hadir.
Bukan sekadar mendukung.
Mereka ikut mencipta, benar-benar menjadi co-creator.


Politik Lebih Hidup Saat Anak Muda Terlibat

Begitu anak muda diberi ruang, politik langsung terasa berbeda. Tidak kaku, tidak jauh dari kehidupan sehari-hari, dan lebih manusiawi.

Ada tiga perubahan yang paling kelihatan:

  1. Lebih terbuka.
    Masalah yang sering terlupakan bisa naik ke permukaan.

  2. Lebih nyambung.
    Bahasa mereka lebih santai, mudah dipahami, dekat dengan masyarakat.

  3. Lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
    Dari teknologi, krisis iklim, sampai ekonomi kreatif—anak muda lebih paham tren dan perubahan global.

Ini bukan strategi semusim. Ini fondasi jangka panjang bagi bangsa.


Gema Bangsa: Jalan yang Anti-mainstream

Di dunia politik yang kadang terasa berat dan formal, Gema Bangsa hadir sebagai antitesis:

  • Bukan terlalu mengatur, tapi mengajak.

  • Bukan hirarki kaku, tapi kerja bareng.

  • Bukan generasi menunggu giliran, tapi generasi yang menciptakan giliran sendiri.

Dan di depan perubahan itu berdiri Gen Z.
Mereka bukan figuran. Mereka penggerak.


Masa Depan Mengambil Alih

Kini, masa depan tidak lagi menunggu.
Anak muda mengambil alih—dengan energi, ide, dan keberanian.

Gema Bangsa menyiapkan wadahnya.
Gen Z mengisinya.

Dan politik terasa lebih hidup. Lebih dekat. Lebih manusiawi.

Bangsa ini hanya bisa maju jika generasi mudanya berani berkata:

“Kita tidak mau hanya berharap perubahan. Kita mau ikut membuatnya.”

Saat itu terjadi, masa depan benar-benar mulai mengambil alih.

Unduh Aplikasi Resmi Partai Gema Bangsa

Download Aplikasi Gema Bangsa di Google Play Download Aplikasi Gema Bangsa di App Store

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Lahir dari Rakyat, Untuk Rakyat
0

Subtotal