Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Kalimantan Selatan menunjukkan komitmen nyatanya dalam membangun ekosistem politik yang bersih dan bermartabat. Bekerja sama dengan Polda Kalimantan Selatan, Gema Bangsa menggelar Seminar Politik bertajuk “Penguatan Pendidikan Politik untuk Mencetak Kader Berintegritas dan Patuh Hukum demi Menjaga Situasi Kamtibmas di Wilayah Kalsel,” pada Senin (23/02/2026).

Acara yang berlangsung khidmat di Banjarmasin ini dihadiri oleh 100 kader inti, pengurus harian, serta perwakilan dari mitra koalisi Partai Gerakan Rakyat Kalsel. Momentum ini juga dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama, mempererat silaturahmi antar-elemen bangsa.

Mencetak Kader Ideologis dan Taat Konstitusi
Ketua DPW Gema Bangsa Kalsel, Kawan Mimin, S.Sos, dalam sambutannya menegaskan bahwa integritas adalah kurikulum utama dalam pengkaderan Partai Gema Bangsa. Ia menyebut bahwa partai bukan sekadar mesin pemenangan, melainkan kawah candradimuka bagi pemimpin masa depan.
“Gema Bangsa hadir untuk membawa perubahan. Kader kami tidak hanya dituntut cakap secara elektoral, tetapi wajib memiliki standar moral dan kepatuhan hukum yang tinggi. Ini adalah janji kita kepada rakyat Kalimantan Selatan,” ujar Mimin dengan penuh semangat.
Polda Kalsel Apresiasi Langkah Preventif Gema Bangsa
Hadir sebagai narasumber utama, Kasubdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel, Dr. Soetrijono, Sp.MM, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif DPW Gema Bangsa. Menurutnya, stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sangat bergantung pada kedewasaan berpolitik para aktivis partai.

“Pendidikan politik yang baik adalah benteng terbaik melawan polarisasi. Kami mengapresiasi Gema Bangsa yang secara proaktif membekali kadernya dengan pemahaman hukum agar dinamika politik di Kalsel tetap sejuk dan kondusif,” jelas Dr. Soetrijono.
Menghadapi Tantangan Politik Digital
Seminar ini juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi kader di tengah gempuran disinformasi. Pakar politik Dr. Taufik Arbain yang hadir sebagai panelis menekankan bahwa di era post-truth, kader Gema Bangsa harus menjadi penjernih informasi (clearer) di masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari kegaduhan media sosial.

Ketua DPW Gerakan Rakyat Kalsel, Ahmad Junaidi, menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata kesiapan partai dalam menyongsong agenda politik masa depan dengan cara-cara yang elegan dan konstitusional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Partai Gema Bangsa Kalsel kembali membuktikan posisinya sebagai pelopor politik gagasan di Bumi Lambung Mangkurat, selaras dengan visi besar partai untuk mewujudkan Indonesia Mandiri.
#GemaBangsaKalsel #IntegritasKader #PolitikGagasan #IndonesiaMandiri #KamtibmasKalsel

