Lahir dari Rakyat, Untuk Rakyat

Ratih Purnamasari: Jangan Biarkan Daycare Jadi Ruang Gelap Anak

JAKARTA – Tragedi memilukan yang membongkar praktik kekerasan di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, menjadi lonceng peringatan keras bagi sistem keamanan anak di Indonesia. Partai Gema Bangsa secara lantang menyatakan bahwa rangkaian kejadian ini bukan sekadar kriminalitas biasa, melainkan bukti nyata rapuhnya protokol safeguarding (perlindungan anak) nasional.

Gema Bangsa Desak Reformasi Daycare: Lindungi Masa Depan Anak!

Bendahara Umum DPP Partai Gema Bangsa, Ratih Purnamasari, mengungkapkan kemarahan sekaligus keprihatinan yang mendalam. Baginya, kenyataan bahwa belasan pengasuh ditetapkan sebagai tersangka dalam satu institusi adalah tanda adanya kegagalan sistemik yang biadab dan tidak dapat ditoleransi.

Krisis Kompetensi: Anak Bukan Komoditas

Ratih menyoroti bahwa akar masalah berulangnya kekerasan di tempat penitipan anak adalah lemahnya pengawasan negara dan rendahnya standar kompetensi tenaga pengasuh yang seringkali jauh dari kualifikasi profesional.

“Saya tidak bisa membayangkan hancurnya perasaan para orang tua korban. Tragedi ini membuktikan bahwa protokol keselamatan anak kita masih sangat lemah. Anak-anak adalah masa depan kita, bukan komoditas bisnis yang bisa dititipkan begitu saja kepada tenaga tak kompeten,” tegas Ratih dalam pernyataan resminya di Jakarta.

5 Mandat Gema Bangsa: Sapu Bersih Daycare Nakal

Sebagai bentuk tanggung jawab politik dan kemanusiaan, Partai Gema Bangsa mengawal ketat kasus ini dan mendesak pemerintah untuk segera melakukan lima langkah strategis:

  1. Pemulihan Total Korban: Penanganan hukum wajib beriringan dengan pendampingan psikososial intensif bagi anak dan orang tua untuk menyembuhkan trauma jangka panjang.

  2. Perlindungan dari Intimidasi: Negara melalui LPSK harus hadir sepenuhnya menjamin keamanan korban dan saksi dari segala bentuk tekanan pihak tertentu.

  3. Audit Perizinan & Pengawasan Lapangan: Pemerintah Daerah didesak melakukan audit total terhadap izin seluruh daycare. Pengawasan harus menyentuh realitas di lapangan secara berkala.

  4. Standardisasi SDM Berbasis Safeguarding: Pengasuh wajib memiliki sertifikasi resmi. Nyawa anak bangsa tidak boleh lagi diserahkan kepada individu yang tidak memiliki kapasitas psikologis dan kompetensi.

  5. Mendorong Fasilitas Daycare Instansi: Gema Bangsa mendesak instansi pemerintah maupun swasta mulai menyediakan fasilitas penitipan anak internal demi menjamin ketenangan ibu bekerja.

Menjaga Martabat Masa Depan

Di akhir pernyataannya, Ratih mengingatkan bahwa perlindungan anak adalah indikator martabat suatu bangsa. Membiarkan kasus ini menguap tanpa perubahan regulasi yang nyata adalah pengkhianatan terhadap generasi penerus.

“Kalau di tempat yang seharusnya paling aman saja mereka bisa disiksa, berarti ada yang salah dengan sistem kita. Jangan biarkan kasus ini hilang tertutup isu lain. Kita butuh perubahan nyata, sekarang juga!” pungkasnya.


Mengawal Kemanusiaan, Menjaga Masa Depan Bangsa.

Unduh Aplikasi Resmi Partai Gema Bangsa

Download Aplikasi Gema Bangsa di Google Play Download Aplikasi Gema Bangsa di App Store

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Lahir dari Rakyat, Untuk Rakyat