Pada 17 Januari 2026, Partai Gema Bangsa akan menggelar deklarasi politik nasional—sebuah pernyataan terbuka tentang arah perjuangan dan cara pandang politik yang ingin ditawarkan kepada publik Indonesia.

Deklarasi ini bukan sekadar seremoni. Ia adalah titik tolak, ketika gagasan yang lama dirawat memilih untuk berdiri di ruang terbuka dan diuji oleh publik.
Ada satu kegelisahan yang melatarinya:
bahwa hidup kita terlalu sering ditentukan jauh dari tempat kita berpijak.
Keputusan tentang pangan, tanah, air, dan masa depan bangsa kerap lahir dari pusat-pusat kekuasaan, sementara mereka yang hidup paling dekat dengan kenyataan justru jarang diajak bicara. Kita hidup di negeri sendiri, tapi kerap merasa seperti penonton.
Dan itu melelahkan.
Pulang Bukan Mundur
Deklarasi 17 Januari adalah ajakan untuk pulang.
Bukan pulang ke masa lalu, melainkan pulang ke keberanian berpikir ulang.
Bahwa bangsa yang besar tidak dibangun dari satu pusat yang tinggi, melainkan dari banyak simpul yang hidup. Bahwa kekuatan Indonesia justru lahir dari daerah, dari desa, dari komunitas yang selama ini menjadi fondasi tapi jarang disebut.
Inilah yang dimaksud dengan desentralisasi politik:
bukan memecah bangsa, melainkan menghidupkan kembali akarnya.
Desa Bukan Pelengkap, Desa Adalah Penentu
Setiap hari kita makan dari hasil desa.
Nasi, sayur, ikan, garam—semuanya berawal dari sana.
Namun dalam urusan kesejahteraan, desa sering ditempatkan di pinggir. Jika ada pembangunan, desa kerap hanya menerima dampaknya, bukan manfaat utamanya. Padahal hukum paling sederhana dalam kehidupan selalu sama: akar yang rapuh tidak akan menopang pohon yang kokoh.
Karena itu, desa tidak boleh lagi diposisikan sebagai pelengkap.
Ia adalah penentu.
Desa yang mandiri membuat bangsa berdiri tegak.
Daerah yang kuat membuat Indonesia tidak mudah didikte.
Inilah sikap yang ditegaskan Gema Bangsa dalam deklarasi ini:
bukan menjanjikan segalanya, tetapi menguatkan yang paling mendasar.
Politik yang Bernapas dan Menatap Masa Depan
Banyak orang lelah dengan wajah politik yang kusam—retorika lama, konflik lama, dan janji yang berulang. Padahal kehidupan terus bergerak, generasi terus berganti, dan tantangan bangsa kian kompleks.
Politik yang bernapas adalah politik yang berani menatap masa depan tanpa tercerabut dari akarnya. Ia menghormati tradisi, menjaga alam, sekaligus terbuka pada perubahan dan teknologi.
Tidak ada kemajuan jika tanah dan air rusak.
Tidak ada masa depan jika politik kehilangan nurani.
Hari Deklarasi, Titik Berangkat
17 Januari adalah hari deklarasi.
Hari ketika sebuah gagasan tentang politik yang lebih adil, lebih hijau, dan lebih terdesentralisasi disampaikan secara terbuka kepada publik.
Sebagaimana pernah ditegaskan, demokrasi bukan hanya soal suara, tetapi keberanian berpikir dan bersuara. Deklarasi ini adalah bagian dari keberanian itu—menyatakan bahwa cara lama berpolitik tidak lagi cukup.
Bahwa bangsa ini perlu disusun ulang dari bawah.
Dari banyak titik.
Dari rakyat yang selama ini hanya menjadi objek kebijakan.
Undangan Terbuka
Karena itu, deklarasi 17 Januari bukan milik satu partai semata.
Ia adalah undangan terbuka bagi siapa pun yang percaya bahwa politik bisa dikerjakan dengan cara yang lebih jujur dan lebih beradab.
Untuk mereka yang lelah dengan janji manis yang cepat menguap.
Untuk mereka yang yakin bahwa masa depan bangsa tidak bisa diserahkan pada segelintir orang.
Pada hari deklarasi itu, suara dari desa, pesisir, dan daerah akan bertemu—bukan dalam kemarahan, tetapi dalam keyakinan.
Kita Mulai Lagi
Bukan dengan gaduh.
Melainkan dengan keberanian.
Bahwa mandiri di negeri sendiri adalah hak, bukan hadiah.
Bahwa Indonesia yang kuat lahir dari akar yang dirawat dan pikiran yang berani.
Kita mulai lagi dari bawah.
Dari desa.
Untuk Indonesia yang lebih bersih, lebih adil, dan berdaulat.



MaSya’Alloh…saya terharu dan merinding…melihat msh banyak SDR” yg berfikir cerdaaas dan berpihak PD kebenaran dan kejujuran …untuk NKRI ini…!!! Melihat dan mendengar para simpatisan Partai Gema Bangsa…yg motto nya…mandiri di negri sendiri…!!! SMG ke depan lebih banyak para pendukung partai baru ini…Aamiin …!!!
Kembalikan Marwah bangsa demi anak cucu nanti…!!! Kembalikan hukum negri ini tegak lurus dan tidak berpihak…!!! Basmi KKN…yg saat ini LG menjamur di Republik ini…!!! Untuk menuju Indonesia Emas…cerdaskan anak bangsa tanpa beban biaya sekolah yg mahal…!!!