BIREUEN — Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bireuen yang digelar di Aula Sekdakab Lama, Minggu (3/5/2026), menjadi momentum krusial dalam memperkuat kesiapan partai menyongsong Pemilu 2029.

Ketua DPW Partai Gema Bangsa Provinsi Aceh, Hamdani Hamid, memimpin langsung agenda tersebut. Kehadirannya menegaskan bahwa konsolidasi internal kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bagian dari strategi besar untuk membangun basis kekuatan dari akar rumput.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Wilayah Aceh Ilyas M. Harun, Kabid OKK Faisal, ST, MM, jajaran pengurus DPD Bireuen, serta pimpinan dari 17 Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) se-Kabupaten Bireuen.
Struktur Kokoh sebagai Fondasi Utama
Dalam arahannya, Hamdani menekankan bahwa penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan adalah syarat mutlak, terutama dalam menghadapi tahapan verifikasi mendatang.
“Kita harus memastikan struktur partai solid dari kabupaten hingga kecamatan. Ini bukan hanya soal lolos verifikasi, tetapi memastikan kita benar-benar siap menjadi kekuatan politik yang berdampak,” tegas Hamdani.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua DPD Bireuen, Marzuki, yang dinilai sukses merampungkan pembentukan struktur di 17 kecamatan meski dihadapkan pada berbagai tantangan lapangan yang dinamis.
Melawan Hegemoni Politik Uang
Di hadapan kader, Hamdani secara terbuka menyoroti fenomena politik uang yang masih menjamur. Menurutnya, praktik ini menjadi penghambat utama munculnya tokoh-tokoh potensial yang memiliki kompetensi namun terbatas secara finansial.
“Banyak figur yang mampu secara kapasitas, namun terganjal biaya. Inilah realitas politik yang harus kita ubah bersama,” ungkapnya. Hal ini mempertegas komitmen Partai Gema Bangsa untuk menciptakan iklim politik yang lebih inklusif dan berbasis kualitas kader.
Partai sebagai Instrumen Perubahan
Lebih lanjut, Hamdani mengingatkan bahwa partai politik hanyalah alat untuk mencapai tujuan yang lebih besar, yakni memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Jika ingin membawa perubahan nyata bagi negeri, kita harus masuk ke dalam sistem. Partai adalah alat perjuangan tersebut,” imbuhnya. Ia menambahkan bahwa Partai Gema Bangsa lahir sebagai jawaban atas kegelisahan masyarakat terhadap kondisi politik saat ini.
Menuju Penguatan Akar Rumput
Ketua DPD Bireuen, Marzuki, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti instruksi wilayah dengan memperluas jaringan hingga ke tingkat desa.
Rakorda ini diharapkan menjadi titik balik penguatan mesin partai secara komprehensif. Dengan struktur yang solid dan kerja yang konsisten, Partai Gema Bangsa optimistis mampu muncul sebagai kekuatan politik baru yang diperhitungkan pada Pemilu 2029 mendatang.

